kjlkajsd lkjald

DETAIL THESIS

KOMODIFIKASI BENTUK PEPALIHAN DAN RAGAM HIAS WADAH KARYA IDA BAGUS NYOMAN PARTA DI DESA ANGANTAKA, KABUPATEN BADUNG


Oleh : I GUSTI NGURAH AGUNG JAYA CK | -
Bidang Ilmu : Kajian Budaya | Tahun Penelitian : 2011



ABSTRAK

Wadah adalah salah satu sarana upacara pitra yadnya/ngaben dari masyarakat Hindu Bali. Meningkatnya permintaan konsumen terhadap wadah, sehingga mendorong munculnya produksi wadah yang tersebar di daerah Bali, Ida Bagus Nyoman Parta (IBNP), salah satu tukang pembuat wadah dari Desa Angantaka Kabupaten Badung, dengan ketrampilan tinggi mampu mengkolaborasikan antara pengalaman pribadi dan ide-ide kreativitas tinggi. Melalui proses panjang secara terus-menerus, menghasilkan bentuk pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP, dan tidak lagi berpegangan pada pakem-pakem lontar yama tattwa. Bentuk nilai estetika yang ditonjolkan pada wadah karya IBNP, mampu diproduksi, dipasarkan, dan menghasilkan nilai ekonomi. Tesis berjudul “Komodifikasi Bentuk Pepalihan dan Ragam Hias Wadah Karya Ida Bagus Nyoman Parta di Desa Angantaka, Kabupaten Badung”. Hasil studi terhadap inovasi pepalihan dan ragam hias pada wadah hasil karya IBNP dari Desa Angantaka, Kabupaten Badung. Penelitian ini mengangkat tiga pokok masalah yaitu; 1). Bagaimanakah komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP di Desa Angantaka, Kabupaten Badung? 2). Faktor-faktor apa yang mendorong munculnya komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP di Desa Angantaka, Kabupaten Badung? dan 3). Apakah makna komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP di Desa Angantaka, Kabupaten Badung? Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP di tengah-tengah pertumbuhan seni ragam hias di Bali. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan komodifikasi bentuk, faktor-faktor pendorong, dan makna dari pepalihan dan ragam hias wadah karya IBNP. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian dengan metode kualitatif dengan menggunakan tiga teori: teori komodifikasi, teori estetika, dan teori semiotika. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi dokumen, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan interpretatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias pada wadah karya IBNP adalah penyederhanaan dari bentuk pepalihan dan ragam hias tahun 1994, sehingga bentuk pepalihan dan ragam hias, dan strukturnya telah mengalami perubahan. Faktor-faktor pendorong munculnya komodifikasi bentuk pepalihan dan ragam hias baru pada wadah karya IBNP adalah pergeseran nilai-nilai sosial budaya Bali, dan pengaruh budaya globalisasi. Penggunaan bentuk pepalihan dan ragam hias inovatif pada wadah karya IBNP merubah penampilan wadah Bali, dari sebuah sarana upacara yang angker, karena mencerminkan kekuatan Tuhan dengan tiga manifestasinya (Brahma, Wisnu, dan Siwa), menjadi sebuah karya seni yang indah dan ekonomi.


Kata Kunci: komodifikasi, wadah, gaya, bentuk, pepalihan, dan ragam hias


ABSTRACT

Cremation tower (wadah) is one of the most important facilities required during pitra yadnya (ngaben) ceremony of the Hindu Bali people. The increasing of consumer request to wadah, so that push the appearance produce the wadah which is gone the round of in Bali area, Ida Bagus Nyoman Parta (IBNP), one of maker worker place from Angantaka Village Badung Regency, with skilledly is high able to collaboration between personal experience and high creativity idea. Through long process continuosly, yielding form of decorative pepalihan manner and place the masterpiece IBNP and holding on to shall no longger at pakem-pakem throw the yama tattwa. Form the esthetics value signalized at wadah of masterpiece IBNP, able to be produced, marketed, and yield the economic value. The thesis entitles “Komodifikasi Bentuk Pepalihan dan Ragam Hias Wadah Karya Ida Bagus Nyoman Parta Di Desa Angantaka, Kabupaten Badung” is the result of study on the innovated form of decoration and ornamentation motif applied in the cremation tower created by Ida Bagus Nyoman Parta from Angantaka Village of Badung Regency. This study investigates three mains problems: 1) How is commodification the shape of decoration and ornamentation motif created by IBNP at Angantaka Village, Badung Regency ?; 2) What are the motivating factors for the creation of commodification the new shape of decoration and ornamentation motif created by IBNP at Angantaka Village, Badung Regency ?; and 3) What is the significant meaning of commodification the new shape of decoration and ornamentation motif of the wadah by IBNP at Angantaka Village, Badung Regency. In general, this research aims to commodification to demonstrate the uniqueness of the wadah created by IBNP with its new shape of decoration and ornamentation motif in Bali. In particular, this research aims to commodification to explain the shape, the motivating factors, and the significant meaning of the new shape of decoration and ornamentation motif of the wadah by IBNP. This study has been planned to be the qualitative research with method employes four theories: commodification theory, aesthetics theory, and semiotic theory. The techniques of collecting data include observation, interview, studies of document and library research. All the data were processed through analytical descriptive qualitative and interpretative technique. The result of this research indicates that the commodification form the decorative pepalihan manner and at wadah of masterpiece IBNP is moderation from form of decorative pepalihan manner and of year 1994, so that form the decorative pepalihan manner and its structure have experienced of change. Factors of impeller of appearance commodification form the decorative pepalihan manner and newly at wadah of masterpiece IBNP is social values friction of Balinese culture, and cultural influence of globalization. Use form the decorative pepalihan manner and of inovatif of at wadah of masterpiece of IBNP of appearance fox place the Bali, from a frightening ceremony medium, because mirroring God strength with three manifestation (Brahma, Wisnu, and Siwa), becoming an economic and beautiful work of art.


Keywords: commodification, cremation tower, style, shape, decoration, and