Tugas Akhir

Strategi Pengelolaan Lingkungan Ekowisata di Subak Jatiluwih, Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan

Tesis

Abstrak

Oleh : Gusti Ngurah Kama Wijaya

Email : ngurah_im3@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Pasca Sarjana / S2 Ilmu Lingkungan

Subak Jatiluwih pada tahun 2012 dinobatkan sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia dari UNESCO. Tingkat kunjungan wisatawan ke Subak Jatiluwih terus meningkat tiap tahun. Laju kerusakan lingkungan karena pengembangan pariwisata diperkirakan juga akan meningkat, oleh karena perlu dilakukan upaya-upaya untuk meminimalisir kerusakan lingkungan dari pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekowisata di Subak Jatiluwih, mengetahui bagaimana pengelolaan lingkungannya pada saat ini serta mengkaji strategi pengelolaan lingkungan ekowisata, sehingga pengembangan pariwisata yang dilakukan dapat memberikan manfaat bukan hanya pada bidang sosial dan ekonomi masyarakat sekitar namun juga kepada pelestarian lingkungan di Subak Jatiluwih. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metoda pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Observasi, wawancara dan penyebaran angket. Data yang didapat kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang dilengkapi dengan analisis IFAS (Internal Factor Analysis Summary), EFAS (Exsternal Factor Analysis Summary), analisis SWOT (Strength Weakness Opportunities Threats) dan analisis QSPM (Quantitative Strategies Planning Matrixs) untuk mengetahui prioritas strategi yang dihasilkan. Berdasarkan hasil observasi potensi lingkungan ekowisata yang ada di Subak Jatiluwih yaitu potensi abiotik yang terdiri dari panorama Persawahan, panorama Pura Besi Kalung, mata air, air terjun, sumber air panas, sungai. Potensi biotik meliputi beras merah, Burung Kokokan. Potensi sosial budaya meliputi keberadaan organisasi subak, teknologi sistem pembagian air yang digunakan, mitos, dan 13 upacara adat yang dilakukan di Subak Jatiluwih. Hasil analisis SWOT terdapat empat strategi induk yaitu Strategi Strength Opportunities (SO), Strategi Strength Threats (ST), Strategi Weaknesses Opportunities (WO) dan Strategi Weaknesses Threats (WT). Tiap strategi tersebut dijabarkan ke dalam program-program dalam pengelolaan lingkungan ekowisata di Subak Jatiluwih. Hasil analisis QSPM menghasilkan strategi fungsional dengan skala prioritas tertinggi untuk diimplementasikan adalah pengembangan paket wisata berbasis pertanian, budaya dan alam. Pengelolaan lingkungan ekowisata di Subak Jatiluwih membutuhkan kelengkapan sarana dan prasana penunjang seperti perbaikan kondisi jalan, saluran irigasi, parkir dan toliet. Guna menunjang pemberdayaan masyarakat lokal hendaknya mengurangi penggunaan tenaga kerja pendatang dan melibatkan masyakat lokal terutama anggota subak sebagai pemandu wisata, membentuk koperasi subak dan melakukan pemaketan wisata berbasis pertanian, budaya dan alam, dengan membatasi jumlah kunjungan wisatawan apabila dirasa melampaui daya dukung.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3