Tugas Akhir

Pengelolaan Lingkungan Hotel Berbasis Tri Hita Karana di Kawasan Pariwisata Sanur

Tesis

Abstrak

Oleh : Ni Putu Massuli Adi

Email : putumassuliadi@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Pasca Sarjana / S2 Ilmu Lingkungan

Saat ini masalah lingkungan telah menjadi isu global, di tengah-tengah proses pembangunan yang berjalan pesat. Protes, friksi, dan konflik yang kini terjadi dalam proses pembangunan, karena manusia merasa telah terdesak secara sosial, ekonomi, dan juga lingkungan. Pembangunan di Bali harus bertumpu pada harmoni, sesuai dengan Visi Pembangunan Provinsi Bali : Menuju Bali Dwipa Jaya yang Berlandaskan Tri Hita Karana. Penelitian di laksanakan dengan tujuan untuk menyusun kriteria hotel yang berbasis THK, dan untuk mengetahui tingkat penerapan THK pada hotel-hotel di Kawasan Pariwisata Sanur. Penentuan lokasi penelitian, dilaksanakan dengan cara purposive. Semua hotel yang tercatat di Kawasan Pariwisata Sanur dipilih sebagai sampel. Artinya sampling dilaksanakan dengan cara sensus. Selanjutnya, sebagai responden dalam penelitian ini adalah manajemen hotel yang bersangkutan. Manajemen/pengelolaan hotel adalah bagaimana hotel itu dioperasikan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, indikator hotel yang berbasis THK dapat dilihat dari tiga elemen, yakni parhyangan, pawongan, dan palemahan. Indikator elemen parhyangan adalah : adanya pura di hotel; pengelolaan pura; pelaksanaan odalan di pura; pemeliharaan pura; pelaksanaan ceramah agama; dan bantuan kepada pura di sekitar hotel. Indikator elemen pawongan adalah : ada harmoni antara pihak managemen dan pihak karyawan; ada-tidaknya surat Perjanjian Kerja Bersama (PKB); harmoni antara pihak hotel dengan masyarakat sekitarnya; dan jumlah karyawan sebagai pendukung budaya lokal (Bali). Indikator elemen palemahan adalah : Ruang Terbuka Hijau (RTH); taman di kawasan hotel; pengelolaan air limbah; pengelolaan sampah; pengelolaan emisi; pengelolaan lingkungan; pengelolaan Bahan Berhaya Beracun (B3); bangunan dengan ciri khas Bali; dan pemanfaatan CSR untuk kegiatan penghijauan. Tingkat penerapan THK pada hotel di Kawasan Pariwisata Sanur adalah sebesar 86,97% (sangat baik). Penerapan per-elemen THK dapat dilihat bahwa tingkat penerapan elemen parhyangan adalah 86,81% (sangat baik), pawongan adalah 90,15% (sangat baik), dan palemahan adalah 74,78% (baik). Indikator hotel yang berbasis THK dapat terus dikembangkan lebih lanjut, dan terus diuji pada kawasan pariwisata yang lebih luas.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3