Pascasarjana Unud Gelar Workshop Re-Orientasi Kurikulum Berbasis OBE
Pascasarjana Universitas Udayana menggelar Workshop Re-Orientasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Aula Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pascasarjana Unud dalam memperkuat penerapan kurikulum berbasis capaian pembelajaran secara penuh, terarah, dan tersistem.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Dr.-Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng dari Universitas Indonesia dan I Made Arsa Suyadnya, S.T., M.Eng dari USDI Universitas Udayana. Prof. Nasruddin dikenal sebagai evaluator IABEE berpengalaman dan pakar implementasi OBE dalam akreditasi internasional, sedangkan I Made Arsa Suyadnya merupakan pengembang sistem SIMAK-OBE di IMISSU Universitas Udayana serta praktisi integrasi sistem informasi akademik.
Dalam pemaparannya, Prof. Nasruddin menjelaskan bahwa OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai pusat dari proses pendidikan. Berbeda dengan pendidikan tradisional yang berfokus pada input dan konten, OBE menekankan hasil belajar mahasiswa melalui perencanaan kurikulum, metode pembelajaran, asesmen, dan evaluasi yang terukur serta berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menyoroti penerapan OBE pada tujuh program studi Pascasarjana Universitas Udayana, yaitu Doktor Ilmu Lingkungan, Magister Ilmu Lingkungan, Magister Pembangunan dan Keuangan Berkelanjutan, Magister Hukum Kesehatan, Magister Administrasi Rumah Sakit, Ergonomi Fisiologi Kerja, dan PSPPI. Seluruh program studi tersebut diarahkan untuk menerapkan kurikulum OBE secara penuh sebagai bagian dari komitmen institusional Universitas Udayana.
Selain membahas konsep dasar OBE, workshop ini juga menekankan pentingnya pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), indikator kinerja, rubrik penilaian, serta mekanisme Continuous Quality Improvement (CQI). Melalui dukungan ekosistem digital IMISSU, khususnya SIMAK-OBE dan OASE, proses input, pemetaan, monitoring, serta evaluasi capaian pembelajaran dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terdokumentasi.
Melalui workshop ini, Pascasarjana Universitas Udayana berharap setiap program studi mampu memahami filosofi OBE, merumuskan CPL sesuai profil lulusan, memetakan CPL ke mata kuliah, menyusun instrumen asesmen berbasis rubrik, serta mengembangkan mekanisme CQI dengan siklus PDCA. Penerapan OBE tidak hanya menjadi tuntutan regulasi, tetapi juga menjadi investasi akademik untuk menghasilkan lulusan pascasarjana yang kompeten, terukur, dan berdaya saing global. (bmp)


UNIVERSITAS UDAYANA