Karangasem, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat kembali digelar di Desa Geriana Kauh, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem pada Selasa sampai Rabu, 23 sampai 24 Juni 2026. Program ini mengusung tema “Penerapan Pertanian Ramah Lingkungan dan Ergonomis di Desa Geriana Kauh, Selat, Karangasem” sebagai upaya penguatan kapasitas petani melalui pendekatan teknologi tepat guna serta edukasi kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah akademisi dari Pascasarjana Universitas Udayana, yakni Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, S.T., M.A.Sc., Ph.D., Dr. dr. Luh Putu Ratna Sundari, S.Ked., M.Biomed., Prof. Ir. I Wayan Arthana, M.S., Ph.D., serta Ni Made Utami Dwipayanti, S.T., M.BEnv., Ph.D. Para narasumber memberikan materi terkait inovasi pertanian berkelanjutan, pengelolaan lingkungan, hingga aspek ergonomi kerja petani di lapangan.
Dokumentasi Kegiatan
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Pascasarjana Unud bersama Puskesmas Selat. Program ini menjadi bagian dari integrasi antara edukasi pertanian dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa.
“Harapannya, kegiatan ini lebih berkesinambungan lagi.”
Bdn. Ni Made Artini, S.ST - Perwakilan Puskesmas Selat
Perwakilan Puskesmas Selat, Bdn. Ni Made Artini, S.ST, menyampaikan harapan agar program serupa dapat terus berlanjut. Harapan tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan yang tidak hanya memberi penyuluhan, tetapi juga menghadirkan layanan langsung bagi warga.
“Kegiatan ini sangat bagus, harapannya semua prodi di pascasarjana dapat bersinergi untuk membantu masyarakat, utama yang berada di pelosok.”
Ns. Ni Luh Ryani Widiyanti, S.Kep - Prodi MARS Pascasarjana Unud
Senada dengan itu, Ns. Ni Luh Ryani Widiyanti, S.Kep dari Prodi MARS menilai kegiatan ini memiliki dampak sosial yang luas. Ia berharap sinergi antarprogram studi di Pascasarjana Universitas Udayana dapat terus diperkuat untuk mendukung masyarakat, terutama yang berada di wilayah pelosok.
“Sangat bermanfaat bagi warga desa kami, terimakasih untuk kegiatan yang dilaksanakan di desa kami, mulai dari cek kesehatan gratis, penyuluhan oleh para profesor yang sangat berguna bagi para petani.”
Ni Wayan Wiwik Suryati - Warga Desa Geriana Kauh
Dari sisi masyarakat, Ni Wayan Wiwik Suryati, warga Desa Geriana Kauh, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia menilai layanan cek kesehatan gratis dan penyuluhan yang diberikan para akademisi memberi manfaat nyata bagi warga dan petani setempat.
“Sangat mengapresiasi atas kegiatan pengabdian ini, sangat bermanfaat bagi desa kami, dan berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut ke depannya.”
I Nyoman Subrata - Bendesa Desa Geriana Kauh
Apresiasi juga disampaikan oleh Bendesa Desa Geriana Kauh, I Nyoman Subrata. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan program tersebut bagi masyarakat desa. Menurutnya, kegiatan pengabdian seperti ini memberi manfaat langsung dan perlu dilanjutkan pada kesempatan berikutnya.
Fokus Teknologi Tepat Guna
Kegiatan ini turut memperkenalkan pemanfaatan biochar dari jerami dan pompa hidram tanpa listrik sebagai solusi inovatif untuk mendukung produktivitas pertanian desa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nyata konsep pertanian ramah lingkungan. Pemanfaatan teknologi seperti biochar dari jerami dan pompa hidram tanpa listrik diperkenalkan sebagai alternatif yang dapat membantu petani meningkatkan produktivitas secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Pascasarjana Universitas Udayana menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan, sehat, dan efisien. (bmp)

.jpeg)
UNIVERSITAS UDAYANA