Pelepasan Calon Wisudawan Pascasarjana Universitas Udayana Periode I Tahun 2026: Mengukir Lulusan Siap Berkarya di Dunia Nyata
Pelepasan calon wisudawan Pascasarjana Universitas Udayana periode pertama Tahun 2026 berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan suasana penuh kebanggaan dan haru. Acara yang dihadiri oleh para dosen, keluarga, serta rekan-rekan mahasiswa ini diawali dengan laporan dari Wakil Direktur, Prof. Ir. Ida Ayu Astarini, M.Sc., Ph.D. Dalam laporannya, Prof. Astarini menyampaikan prestasi akademik yang membanggakan dari para calon wisudawan, yang terdiri dari program S2 Ergonomi Fisiologi Kerja, S2 Ilmu Lingkungan, dan S2 Hukum Kesehatan, dengan sejumlah penghargaan dan predikat kelulusan yang sangat memuaskan.
Hingga periode Februari 2026, Pascasarjana Universitas Udayana telah berhasil menamatkan 674 mahasiswa dari Program Magister, 18 dari Program Doktor, dan 958 dari Program Profesi Insinyur. Saat ini, masih tercatat 163 mahasiswa aktif di Program Magister, 25 di Program Doktor, dan 35 di Program Profesi Insinyur, yang terus melanjutkan studi mereka menuju kelulusan. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Pascasarjana Universitas Udayana dalam menyediakan pendidikan tinggi berkualitas yang menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di berbagai bidang profesional.
Direktur Pascasarjana Universitas Udayana, Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, S.T., M.A.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar akademik yang diperoleh para wisudawan bukan hanya simbol pengetahuan, melainkan "senjata" yang siap digunakan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Menurut beliau, meskipun dunia kerja tidak mengukur seberapa tinggi IPK, tetapi kontribusi nyata dan kemampuan untuk terus belajar adalah yang paling dihargai. Beliau mengajak para wisudawan untuk tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih kepada penerapan pengetahuan di dunia nyata.
Seiring dengan semangat tersebut, salah satu momen yang paling mengharukan adalah pidato dari Mahasiswa Terbaik, Cokorda Istri Kirana Pramesti. Dalam pesannya, Cokorda Istri menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tua yang selalu mendukung perjuangannya, serta menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keberanian dalam menghadapi tantangan kehidupan. Ia juga menekankan bahwa dunia luar tidak menunggu gelar akademik, melainkan menantikan apa yang akan dilakukan dengan ilmu yang telah diperoleh. Pesan tersebut memberikan inspirasi bagi seluruh wisudawan untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat "Lifelong Learning" atau pendidikan sepanjang hayat, Universitas Udayana terus membekali para mahasiswanya dengan ilmu dan nilai-nilai untuk menghadapi dunia yang terus berkembang. Harapan besar diletakkan pada setiap wisudawan untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif di bidang masing-masing.

UNIVERSITAS UDAYANA